Teknologi Penangkal Petir Pada Pesawat

Semuanya pasti tau, bahwa petir memang cenderung akan menyambar tempat yang tinggi, seperti gedung bertingkat, pohon yang tinggi, tower dan lainnya. Tempat yang tinggi memang menjadi sasaran bagi sambaran petir, dan tentunya akan menyebabkan kerusakan jika tidak dilengkapi dengan alat penangkal petir.

Namun bagaimanakah dengan pesawat yang terbang di atas, yang melayang diudara dengan ketinggian ribuan meter ? Tentunya kondisi tersebut menjadi sasaran utama sambaran petir. Tetapi nyatanya, jarang sekali ada pesawat yang tesambar petir ketika mengudara.

Hal tersebut bisa terjadi, karena pesawat terbang sudah dilengkapi dengan teknologi Static Discharge yaitu sebuah sisitem penangkal petir untuk pesawat.

Static Discharge Sistem

Benda yang terbang di udara memang akan menyebabkan muatan listrik statis yang ditimbulkan karena gesekan antara benda tersebut dengan udara maupun awan atau hampir sama kejadiannya dengan pesawat terbang, dimana badan pesawat akan bermuatan listrik static ketika terbang. Dan ketika pesawat terbang diudara, maka akan bergesekan dengan udara dan awan lalu akan muncul muatan listrik statis pada badan pesawat, namun karena terdapat static discharger yang sudah dipasang pada badan pesawat maka akan segera membuang listrik ke udara tanpa harus menggunakan sistem grounding penangkan petir pada umumnya. Hal tersebut sama halnya dengan pesawat ketika tersambar petir, dimana aliran listrik dari petir akan dilepas kembali ke udara.

Sementara, bahan material dari Static Discharge sendiri yaitu bebrbentuk kotak kecil namun mampu dilewati oleh arus listrik yang besar karena menggunakan bahan material yang sangat keras, sehingga kecil kemungkinannya untuk merusak sistem pesawat. Sedangkan bentuk dari batang Static Discharge ini sangat simpe dan sederhana, yaitu hanya berupa potongan logam yang dibungkus plastik dan jika dilihat secara visual maka akan tampak seperti paku yang ditempatkan di bagian ujung pesawat, ekor serta hidung pesawat. Dan untuk jumlahnya sendiri yaitu sekitar 12 hingga 16 buah.

Ketika bagian pesawat tersambat petir, maka muatan listrik tersebut akan dialirkan menuju bagian kawat yang lebih runcing yang terdapat pada sayap pesawat maupun ekor pesawat, sehingga muatan listrik tidak akan masuk kedalam ruang pesawat dan merusak alat instrument elektroniknya. Sedangkan jika ada kejadian pesawat tersambar petir, itu berarti alat atau static discharge yang terpasang tidak bekerja dengan baik, namun hal tersebut sudah jarang terjadi.

Jadi, bisa dibilang dengan adanya batang Static Discharge pada sebuah pesawat terbang akan membuatnya aman dari semua efek petir, baik efek Static badan pesawat dengan awan maupun ekek dari sambaran petir yang menyambarnya.

Kunjungi : PT Bintang Kurnia Jaya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *