Cara Memasang Alat Penangkal Petir Yang Sesuai Standart

Agar penangkal petir dapat bekerja dengan baik maka prosedur tentang cara pemasangan penangkal petir haruslah sesuai dengan standart yang berlaku, yakni mulai dari besaran kawat penghantar, nilai resistansi grounding dan juga ketinggian ujung penerima petir.

Berikut di bawah ini adalah beberapa cara pemasangan alat penangkal petir yang sesuai standart :
1.Pembuatan Grounding
Fungsi dari Grounding sendiri yaitu sebagai titik akhir pelepasan arus petir, untuk itu maka Grounding harus memiliki kriteria tertentu agar bisa berfungsi dengan baik untuk melepaskan arus petir tersebut sehingga penangkal petir yang dipasang juga dapat bekerja dengan maksimal. Dan untuk membuat Grounding yang sesuai standart maka salah satunya dapat dilihat dari tekstur tanah. Seperti tanah yang memiliki kandungan garam tinggi, Tanah yang memiliki kandungan air yang tinggi dan tanah yang memiliki kesamaan yang tinggi.

Sementara Grounding yang baik itu yakni terbuat dari bahan conductor misalnya Tembaga Stainless atau Galvanise.
Sedangkan standart pengukuran grounding sendiri yakni dengan menggunakan alat ukur resistansi tanah dan nilai tahanan yang diizinkan yaitu maksimal sekitar 5 Ohm.

Untuk kedalaman grounding sendiri yaitu berbeda-beda untuk setiap wilayah, Contohnya seperti wilayah yang memiliki kedalaman 6 meter namun sudah memiliki resistansi dibawah 5 Ohm. Namun ada juga wilayah yang sudah dilakaukan pengeboran hingga sedalam 20 meter bahkan lebih tapi belum memiliki nilai resistansi yang masih di atas 5 Ohm. Sehingga hal itu lah yang sangat berpengaruh terhadap hasil pengeboran tersebut.

2.Pemasangan Kabel Penangkal Petir
Semakin pendek panjang bentang penghantar maka tahanan bahan juga akan semakin kecil, maka dari itu dalam pemasangan kabel penangkal petir, belokan kabel haruslah dihindari jika membentuk sudut runcing kurang dari 90‘ dan jika ada belokan maka harus membentur sudur radian atau melingkar, hal tersebut agar tidak terjadi Side Flashing yang dapat menyebabkan aliran liar petir di struktur bangunan.

Sementara untuk standart teknis kabel yang di gunakan yaitu minimal 50mm, dan penggunaan kebel lebih dari 50mm juga akan lebih baik meskipun biayanya sedikit mahal. Dan bentuk kabelnya juga terdapat berbagai macam, seperti Kawan Terpilin atau Batang konduktor juga bisa di gunakan untuk kabel penangkal petir.

3.Pemasangan Ujung Finial Penangkal Petir
Untuk pemasangan ujung final penangkal petir sendiri terkadang berbeda-beda dalam penyambungannya atau tergantung pabrik yang membuatnya. Namun pada intinya, kabel penghantar harus terhubung dengan kuat dan elektris dengan ujung final.

Anda Sedang Mencari : Kontraktor Listrik Surabaya, Penangkal Petir Sidoarjo, Penangkal Petir, Instalasi Listrik Gedung, Instalasi CCTV & MATV

Kunjungi : PT Bintang Kurnia Jaya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *